- 
English
 - 
en
Indonesian
 - 
id

Apabila Bertemu Seseorang

1 year ago

< 1 min read

Apabila bertemu seseorang, yakinilah bahwa dia lebih baik darimu. Ucapkan dalam hatimu, “Bisa jadi kedudukannya di sisi Allah jauh lebih baik dan lebih tinggi dariku.”

Apabila bertemu anak kecil, maka ucapkanlah dalam hatimu, “Anak ini belum bermaksiat kepada Allah, sedangkan diriku telah banyak bermaksiat kepada-Nya. Tentu anak ini jauh lebih baik dariku.”

Apabila bertemu orang tua, maka ucapkanlah dalam hatimu, “Dia telah beribadah kepada Allah jauh lebih lama dariku, tentu dia lebih baik dariku.”

Apabila bertemu dengan seorang yang berilmu, maka ucapkanlah dalam hatimu, “Orang ini memperoleh karunia yang tidak akan kuperoleh, mencapai kedudukan yang tidak akan pernah kucapai, mengetahui apa yang tidak kuketahui dan dia mengamalkan ilmunya, tentu dia lebih baik dariku.”

Apabila bertemu dengan seorang yang bodoh, maka ucapkanlah dalam hatimu, “Orang ini bermaksiat kepada Allah karena dia tidak berpengetahuan, sedangkan aku bermaksiat kepada-Nya padahal aku mengetahui akibatnya. Dan aku tidak tahu bagaimana akhir umurku dan umurnya kelak. Dia tentu lebih baik dariku.”

Apabila bertemu dengan orang kafir, maka ucapkanlah dalam hatimu, “Aku tidak tahu bagaimana keadaannya kelak, bisa jadi di akhir usianya dia menjadi beriman dan beramal shalih. Dan bisa jadi di akhir usiaku, diriku kufur dan berbuat buruk.”

(Sayyidi Syaikh Abdul Qadir Jailani (qs.))

: : : : : : :

“Apabila Allah mencintai seorang hamba, Allah akan menyibukannya di waktu-waktu yang memiliki banyak keutamaan dengan berbagai amalan utama. Apabila Allah murka atas seorang hamba, Allah akan menyibukannya di waktu-waktu yang memiliki banyak keutamaan dengan berbagai perbuatan dosa.”

— Imam Abu Hamid bin Muhammad bin Muhammad bin Muhammad Al-Ghazali (qs.)

Sumber: https://www.facebook.com/share/p/Ew7Hh1F1q2kEPr44/

Bagikan postingan ini

Copy Title and Content
Content has been copied.

Baca lebih lanjut

Postingan Terkait

Temukan koleksi postingan blog yang penuh wawasan dan menarik.

Adab: Amal, Dosa dan Takdir

Sayyidina Sahal ibn Abdullah ra. berkata, “Jika seorang hamba melakukan kebaikan, lalu ia berkata, “Tuhanku, dengan karunia-Mu aku beramal, Engkau yg membantuku dan memudahkannya”, berarti

Religi

Tidak Memperhatikan Ayat-Ayat

“Katakanlah, apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya? Yaitu orang-orang yang telah sia-sia amal perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka

Religi

Taubat Itu Fardhu ‘ain

“Memangnya saya selaknat apa sih?”… Begitu mungkin yang bisa terlontar dari lisan seseorang yang merasa telah taat beragama dan beribadah ketika tiba-tiba dia diseru untuk

Religi

Tasawuf dalam Al-Quran

Orang yang beramal dengan tingkat ihsan (juga disebut tasawuf) akan memperoleh keuntungan sebagai berikut. Kecintaan dari Allah (hubbun minallah) dan dia juga akan bertingkah laku

Religi

Al-Muraqabah

Allah Ta’ala berfirman: وَكَانَ اللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ رَّقِيْبًا “Allah Maha Mengawasi tiap-tiap sesuatu.” (QS. al-Aḥzāb [33]: 52) Malaikat Jibril as. datang kepada Nabi Muhammad

Religi

March 8

Salam 👋

Apakah ada yang bisa kami bantu?